TF Daily Feed: Joni Mitchell dan Neil Young Menarik Musik Mereka dari Spotify
Para artis menarik musik mereka dari platform tersebut setelah protes atas konten anti-vaksin. Joni Mitchell memprotes dugaan kegagalan Spotify memoderasi misinformasi vaksin COVID-19.
Para artis menarik musik mereka dari platform tersebut setelah protes atas konten anti-vaksin.
Artis pop dan folk Kanada, Joni Mitchell, telah menarik musiknya dari penyedia layanan streaming audio dan media asal Swedia, Spotify. Penarikannya merupakan bentuk protes terhadap dugaan masalah Spotify dalam memoderasi misinformasi vaksin COVID-19 di platform mereka. Musisi yang masuk Rock and Roll Hall of Fame pada 1997 itu menyampaikan pernyataan di situs webnya, “Saya berdiri dalam solidaritas dengan Neil Young serta komunitas ilmiah dan medis global dalam isu ini”.
Protes ini muncul setelah penyanyi dan penulis lagu Kanada-Amerika, Neil Young, meminta Spotify menghapus seluruh musiknya dari platform tersebut. Dalam suratnya kepada Spotify, Young menyatakan bahwa ia tidak akan terus mendukung misinformasi yang mengancam nyawa di platform tersebut. Ini merujuk pada pembawa acara podcast Joe Rogan, yang dituduh menyebarkan informasi palsu dalam podcast-nya, ‘The Joe Rogan Experience Podcast.
Rogan menyatakan, melalui profil media sosialnya di Instagram, bahwa ia hanya ingin mengetahui pendapat tamunya mengenai persoalan tersebut dan hanya tertarik mencari kebenaran. Ia mengakui bahwa ia telah “mengoreksi hal-hal ketika dirinya keliru”.
https://www.instagram.com/tv/CZYQ_nDJi6G/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading
Seperti dilaporkan oleh LA Times, selain Joni Mitchell dan Neil Young, gitaris Amerika Nils Lofgren juga telah menarik musiknya dari Spotify.
Dalam siaran pers, CEO Spotify, Daniel Ek menyatakan bahwa mereka sedang berupaya menambahkan label ‘content advisory’ pada setiap pembahasan mengenai COVID-19 di platform tersebut. Baca pernyataan lengkapnya di sini.
Baca Juga:
The World’s First Music Album Made By Plants!
Gambar Utama Via Today.
