TF Daily Feed: Perempuan Pertama Sembuh dari HIV lewat Transplantasi Sel Punca
Perempuan pertama yang tinggal di Amerika sembuh dari HIV setelah transplantasi sel punca. Ia juga menjalani pengobatan leukemia mieloid akut.
Perempuan pertama yang tinggal di Amerika sembuh dari HIV setelah menjalani transplantasi sel punca. Saat ini, ia sedang menjalani pengobatan untuk leukemia mieloid akut, kanker pada sumsum tulang. Pasien tersebut menerima transplantasi sel punca dari seorang donor yang kebal terhadap virus penyebab AIDS.
Kabar terobosan medis ini diumumkan dalam Conference on Retroviruses and Opportunistic Infections ke-29 di Denver, Colorado. Dr. Jingmei Hsu (pakar transplantasi sumsum tulang dan sel punca) dan Dr. Koen van Besien (Direktur Stem Cell Transplant Program) bekerja bersama Dr. Marshall Glesby (pakar penyakit menular), yang memimpin uji coba dan menangani pengobatan tersebut.
Seperti yang disampaikan oleh Weill Cornell Medicine Office of External Affairs New York, “Seorang pasien yang hidup dengan HIV dan menerima transplantasi sel punca darah untuk leukemia mieloid akut berisiko tinggi telah terbebas dari virus selama 14 bulan setelah menghentikan pengobatan antiretroviral HIV, yang mengindikasikan kesembuhan.”
Sharon Lewin, Direktur Peter Doherty Institute (Melbourne) dan Presiden Terpilih International Aids Society, mengatakan kepada ABC News Australia, “biasanya virus tersebut bisa kembali dalam dua hingga tiga minggu, tetapi kini sudah empat belas bulan tanpa bukti adanya virus.”
Para ilmuwan, dokter, dan peneliti terus berupaya melakukan perbaikan di bidang kedokteran. Sel punca dalam tubuh tidak memiliki peran, struktur, atau fungsi yang spesifik. Namun, sel-sel ini mampu menggantikan atau menjadi bagian dari sel lain dalam tubuh ketika sel tersebut mati. Karena itu, sel punca memiliki arti penting dalam dunia medis saat mencari solusi untuk menggantikan jaringan tubuh yang rusak atau terserang penyakit. Baru-baru ini, Moderna dan IAVI (International AIDS Vaccine Initiative) meluncurkan uji coba antigen vaksin HIV yang dikirimkan melalui teknologi mRNA.
Terbaru dari TF Daily Feed:
New Zealand Mengesahkan Undang-Undang untuk Melarang Terapi Konversi
Moderna Meluncurkan Uji Coba Vaksin HIV
Thailand Mendekriminalisasi Penggunaan Ganja Rekreasional
Gambar Utama Via Cyprus Mail.