TF Daily Feed: Ketanji Brown Jackson – Perempuan Kulit Hitam Pertama yang Dinominasikan ke Supreme Court
Amerika Serikat kembali mencatat sejarah saat Joe Biden menunjuk perempuan kulit hitam pertama sebagai hakim ke-116 Supreme Court Amerika Serikat.
Amerika Serikat kembali mencatat langkah bersejarah saat kita beralih dari Black History Month ke Women’s History Month. Presiden Amerika Serikat Joe Biden menepati salah satu janji politiknya. Ia menunjuk perempuan kulit hitam pertama ke Supreme Court sebagai Associate Justice ke-116 di Supreme Court Amerika Serikat. Ketanji Brown Jackson, sang calon hakim, akan menggantikan Justice Supreme Court yang pensiun, Stephen Breyer.
Ketanji Brown Jackson, 51 tahun, adalah mantan pembela umum. Ia pernah bekerja di District Court dan selama bertahun-tahun menjabat sebagai hakim federal. Jackson dibesarkan di Miami oleh kedua orang tuanya; ayahnya seorang pengacara dan ibunya administrator sekolah. Ia lulusan Harvard Law School yang sebelumnya bekerja sebagai panitera untuk orang yang akan ia gantikan, Justice Stephen Breyer.
Sebagai pembela umum, Jackson mewakili terdakwa yang tidak mampu membayar pengacara. Pada 2012, Presiden Barack Obama menominasikan Judge Jackson sebagai hakim District Court untuk United States District Court for the District of Columbia. Seperti yang jurnalis NBC Pete Williams ungkapkan, ia akan menjadi hakim pertama sejak Thurgood Marshall yang memiliki keahlian dalam membela orang-orang yang dituduh melakukan tindak pidana. Jika disetujui, Jackson akan menjadi perempuan kulit hitam pertama yang bertugas di Supreme Court Amerika Serikat.
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=CUCdRJWKGvY&w=853&h=480]
“Komitmen saya untuk menegakkan supremasi hukum dan prinsip-prinsip sakral yang menjadi landasan berdirinya bangsa besar ini akan menginspirasi generasi Amerika di masa depan,” ujarnya dalam konferensi pers mengenai pencalonannya dan harapan atas pengangkatannya kelak.
“Terlalu lama pemerintah dan pengadilan kita tidak mencerminkan Amerika. Saya percaya sudah waktunya kita memiliki pengadilan yang mencerminkan seluruh bakat dan kebesaran bangsa kita,” kata Presiden Biden mengenai pencalonan tersebut.
Sebagai kandidat presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden memilih Wakil Presiden saat ini, Kamala Harris, sebagai pasangannya. Langkah itu menjadikannya perempuan kulit hitam dan warga Amerika keturunan Asia Selatan pertama yang menduduki posisi tersebut.
Terbaru dari TF Daily Feed:
Colombia Melegalkan Aborsi dalam Putusan Bersejarah
Opal Lee, Nenek Juneteenth, Dinominasikan untuk Nobel Peace Prize
Perempuan Pertama yang Sembuh dari HIV melalui Transplantasi Sel Punca
Gambar Utama melalui CNN.