TF Daily Feed: Kapal Ernest Shackleton yang Hilang Ditemukan di Antarktika Setelah 107 Tahun
Reruntuhan kapal Sir Ernest Shackleton, ‘Endurance’, ditemukan di lepas pantai Antarktika, di Laut Weddell. Kapal bertiang tiga itu ditinggalkan pada Oktober 1915.
Reruntuhan kapal Sir Ernest Shackleton, ‘Endurance’, ditemukan di lepas pantai Antarktika, di Laut Weddell. Kapal bertiang tiga itu ditinggalkan pada Oktober 1915.
Sebuah tim penjelajah di atas kapal pemecah es dan riset kutub asal Afrika Selatan, S.A. Agulhas II, baru-baru ini menemukan kapal Sir Ernest Shackleton, ‘Endurance’. Kapal yang tenggelam itu ditemukan pada kedalaman 3008 meter di bawah permukaan laut menggunakan kendaraan bawah air otonom hibrida Sabertooth milik Saab. Lonceng, peralatan makan perak, dan perlengkapan makan Endurance juga masih berada di dalamnya.
Reruntuhan kapal ini dilindungi sebagai Situs dan Monumen Bersejarah berdasarkan Traktat Antarktika. Ketentuan tersebut memastikan objek ini tidak akan dirusak atau diganggu dengan cara apa pun selama diperiksa dan direkam. Ahli geografi kutub sekaligus pemimpin ekspedisi John Shears memimpin tim yang terdiri atas arkeolog maritim, insinyur, teknisi, dan ilmuwan dari seluruh dunia. Falklands Maritime Heritage Trust mengorganisasi dan mendukung misi tersebut.
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=mGdXSMjd4Lw&w=853&h=480]
Sir Ernest Shackleton adalah penjelajah laut asal Irlandia. Ia memimpin beberapa ekspedisi ke Antarktika dan dihormati karena kemampuannya menangani krisis. Imperial Trans-Antarctic Expedition yang dipimpin Shackleton direncanakan menjadi ekspedisi pertama yang melintasi Antarktika dari Laut Weddell ke Laut Ross melalui Kutub Selatan. Pelayaran itu berubah dari ekspedisi menjadi upaya penyelamatan setelah kapal tersebut terjebak di dalam es selama enam bulan. Seperti yang disebutkan dalam New Britain Herald pada 10 Oktober 1916, “kapal tersebut telah menjadi bangkai yang tak tertolong”.
Dalam sebuah siaran pers di situs resmi Endurance, Donald Lamont, Ketua Falklands Maritime Heritage Trust, menyampaikan, “Tujuan kami melalui Endurance22 adalah menemukan, memetakan, dan merekam reruntuhan kapal, sekaligus melakukan riset ilmiah penting serta menjalankan program edukasi publik yang luar biasa. Perayaan hari ini tentu saja dibayangi oleh berbagai peristiwa dunia, dan semua yang terlibat dalam Endurance22 terus mengenang mereka yang terdampak oleh peristiwa-peristiwa mengejutkan yang masih berlangsung ini dalam doa dan pikiran mereka”.
Dalam sebuah wawancara dengan ABC News (Australia), anggota kru sekaligus penyiar sejarah Dan Snow menyatakan bahwa kapal tersebut “berada dalam kondisi yang menakjubkan”. Sebuah dokumenter tentang penjelajahan ini dijadwalkan tayang perdana akhir tahun ini.
Terbaru dari TF Daily Feed:
TF Daily Feed: Hungary Elects Katalin Novak sebagai Presiden Perempuan Pertama
Arkeolog Menemukan Mosaik Berusia 2000 Tahun di London
Desa Hantu Muncul di Spanyol Setelah Kekeringan
Gambar Utama Via NBC News.