The Weeknd Batalkan Konser di SoFi Stadium Setelah Kehilangan Suara
The Weeknd membatalkan konser sold-out di SoFi Stadium di tengah penampilan setelah mengatakan kehilangan suara saat membawakan ‘Can’t Feel My Face’.
The Weeknd, yang tampil di SoFi Stadium, Los Angeles, sebagai bagian dari After Hours Til Dawn Tour, membatalkan konsernya yang sold-out di tengah penampilan setelah mengatakan kepada penonton bahwa ia kehilangan suara. Penyanyi ‘Blinding Lights’ itu sedang membawakan hit-nya, ‘Can’t Feel My Face’, dari album 2015-nya, ‘Beauty Behind The Madness’, ketika ia berjalan meninggalkan panggung, menurut Los Angeles Times, dan lagu tersebut pun berakhir.
Saat lagu lain baru dimulai dan lampu kembali menyala, The Weeknd, yang nama aslinya Abel Tesfaye, kembali ke panggung. Ia mengatakan bahwa suaranya hilang. Ia meminta maaf karena harus membatalkan konser tersebut sambil berkata, “Aku akan memastikan semua orang baik-baik saja, kalian akan mendapatkan uang kalian kembali.” “Tapi aku akan segera menggelar konser untuk kalian.”
“Aku ingin meminta maaf secara langsung kepada kalian, bukan lewat tweet, Instagram, atau apa pun. Aku tidak bisa memberikan apa yang ingin kuberikan kepada kalian,” katanya dalam video yang dibagikan seorang penonton konser di Twitter.
“Aku minta maaf, sungguh minta maaf. Aku sangat menyayangi kalian,” tambahnya.
Baca Juga: 5 Hal yang Kami Pelajari dari The Weeknd
The Weeknd juga meminta maaf kepada para penggemarnya lewat sebuah pernyataan di Twitter. “Suaraku hilang saat lagu pertama dan aku sangat terpukul. Aku merasakannya hilang dan hatiku langsung jatuh,” tulisnya. “Aku meminta maaf sedalam-dalamnya kepada para penggemarku di sini. Aku berjanji akan menebusnya dengan tanggal baru.”
Penyanyi ‘See You Again’, Charlie Puth, yang baru-baru ini berkolaborasi dengan Jung Kook dari BTS untuk lagu ‘Left and Right’, turut berempati kepada The Weeknd. Ia mengatakan tahu “seperti apa rasanya kehilangan suara di tengah konser.” Ia setuju bahwa sang penyanyi telah mengambil keputusan yang tepat. “Orang-orang yang mencemooh tidak tahu betapa sulitnya menjadi musisi yang terus melakukan tur…,” tambah artis yang dinominasikan Grammy tersebut.
Balasan terhadap tweet Charlie memperlihatkan seorang pengguna Twitter menjelaskan mengapa sebagian penonton mungkin menyatakan ketidaksetujuan atas pembatalan konser tersebut.
Melihat sejumlah tweet bernada kebencian terhadap The Weeknd, penyanyi Amerika Spencer Sutherland berkata, “kehilangan suara adalah perasaan yang paling membuat seorang penyanyi merasa kalah dan hancur.”
Seorang pengguna Twitter menulis, “Lagu apa miliknya yang bahkan membutuhkan usaha sebesar itu sampai bisa merusak dan menghilangkan suaranya?”
Baca Juga: Plastik Funk Rilis ‘Funky Sound’ Bersama DJ Hina
Penggemar lain memilih menyampaikan pesannya lewat gambar. Ia mengunggah tiga gambar—satu Vicks VapoRub, sebotol Sprite, dan semangkuk sup—dengan keterangan “Aku siap membantumu @theweeknd”, mengingatkan kita pada sejumlah obat rumahan yang biasa dibuat orang tua, orang terkasih, atau wali di rumah. Kalau tahu, ya tahu.
Sebuah tweet yang meraih lebih dari 40 ribu likes di Twitter menyampaikan poin penting: sang penyanyi tampil secara live tanpa lip-sync dalam konser-konsernya.
Seorang pengguna Twitter menulis, “Para artis dan semua orang seharusnya memprioritaskan kesehatan mereka, bukan keinginanmu.”
Seorang penggemar bahkan membuat utas berisi sejumlah penampilan live The Weeknd, termasuk ‘Earned It’, ‘Scared To Live’, dan ‘Call Out My Name’.
Artis peraih lima Grammy, Dionne Warwick, menunjukkan dukungannya kepada penyanyi ‘Heartless’ itu lewat tweet-nya: “Beristirahat dan tidak banyak bicara selama beberapa hari adalah satu-satunya hal yang bisa kamu lakukan. Aku yakin kamu akan segera memberikan pertunjukan yang luar biasa.”
Penggemar lain sudah muak melihat orang-orang mempertanyakan kemampuan bernyanyi The Weeknd dan membela sang artis.
Dan terakhir, berikut tweet jenaka seorang pengguna Twitter yang merujuk pada The Weeknd dan lagu-lagunya.