Illenium Umumkan Album Baru, Avicii Dikenang dengan Patung Angin di Taman Stockholm, dan Lainnya
Dari penghormatan untuk Avicii lewat patung angin di taman Stockholm hingga penampilan Afrojack dan DubVision di lintasan F1, inilah kabar musik elektronik pekan ini.
Dari penghormatan untuk Avicii lewat patung angin di taman Stockholm hingga penampilan Afrojack dan DubVision di lintasan F1, inilah kabar musik elektronik pekan ini –
Illenium Umumkan Album Baru
Hampir setahun setelah merilis album terakhirnya, ‘Fallen Embers’, yang mendapat nominasi Grammy untuk kategori Best Dance/Electronic Music Album, Illenium mengumumkan album baru. ‘Fallen Embers’ menampilkan kolaborasi dengan sejumlah nama seperti artis pemenang Grammy Tori Kelly, Sasha Alex Sloan, Krewella, SLANDER, dan lainnya. Ia menulis “NEW… ALBUM” dalam sebuah cuitan di Twitter.
Judul, tanggal rilis, dan daftar lagunya belum diumumkan, tetapi DJ tersebut mengatakan ‘Shivering’, ‘All The Really Matters’, dan ‘From the Ashes’ – kolaborasinya dengan penyanyi sekaligus penulis lagu asal Amerika, Skylar Grey, akan masuk ke album ini.
Lagunya bersama Teddy Swims, ‘All That Really Matters’, dirilis pada Juli tahun ini, sementara ‘Shivering’ (feat. Spiritbox) dirilis pada Mei.
Avicii Dikenang dengan Patung Angin Baru di Taman Stockholm
Sebuah patung baru dipasang di taman Humlegården untuk mengenang Tim Bergling, yang lebih dikenal sebagai Avicii. Taman favorit mendiang bintang EDM tersebut di Stockholm itu kini menjadi lokasi patung ‘Standing Waves’ untuk mengenangnya. Patung ini dibuat oleh seniman Adèle Essle Zeiss dan Liva Isakson Lundin, serta dipesan oleh Östermalm District Council melalui konsultasi dengan keluarga sang produser musik. Patung yang digerakkan oleh hembusan angin ini diresmikan pada 1 September. Orang tua Avicii dan para pendiri Tim Bergling Foundation hadir dalam upacara peringatan tersebut, yang diisi pidato dan musik.
“Seperti angin, musik dapat dialami secara tak berwujud dan menyebar melalui gelombang di udara,” kata Zeiss dan Lundin. Patung tersebut “mengingatkan kita bagaimana energi musik Tim Bergling membuat orang-orang bertemu, merasakan sesuatu, dan menari.”
“Angin juga menjadi simbol kekuatan tak terkendali yang dihadapi setiap individu dalam hidup. Gerakan patung yang terus berubah memperlihatkan betapa kompleksnya seseorang,” tambah mereka dalam pernyataan bersama.
Andréa Hedin berkata: “Kami ingin memberi penghormatan kepada Tim Bergling, yang musiknya sangat berarti bagi orang-orang di seluruh dunia.” “Ekspresi karya seni yang berubah-ubah dan lokasinya di Humlegården, salah satu tempat favorit Tim, membuat kami mengingatnya dalam banyak tingkatan,” jelasnya. Hedin adalah ketua City District Council of Östermalm yang menambahkan: “Ini juga merupakan cara untuk menghormati semua orang yang meninggal terlalu dini akibat penyakit mental.”
Afrojack dan DubVision Tampil di Lintasan F1 Dutch Grand Prix
Afrojack dan DubVision berkolaborasi dalam lagu ‘Feels Like Home’, yang juga mereka bawakan di lintasan F1 Dutch Grand Prix sebelum balapan dimulai. Lagu ini merupakan lagu tema resmi 2022 Formula One Dutch Grand Prix. DJ ternama seperti Hardwell, pembuat hit ‘The Motto’ Tiësto, dan Armin Van Buuren pernah tampil di ajang balap Formula 1. Kini, DJ asal Belanda Afrojack turut bergabung dalam jajaran tersebut.
DubVision mengatakan penampilan mereka “adalah momen yang akan dikenang.” Dalam unggahan yang dibagikan di Instagram, duo DJ Belanda DubVision melanjutkan: “Membawakan Anthem @f1dutchgp bersama @afrojack di @f1, hanya beberapa saat sebelum balapan dimulai!! Salut untuk semua orang yang bekerja mati-matian agar ini terwujud!”
Afrojack juga membagikan foto penampilan mereka, menulis, “Terima kasih banyak untuk hari ini!!!!! Masuk daftar impian!!!” Ia menambahkan, “lagu ini merupakan penghormatan untuk tempat semuanya bermula.”
Pendulum Akan Tampil di London pada 2023
Band EDM Pendulum mengumumkan melalui media sosial bahwa mereka akan tampil di O2 Academy Brixton pada 5 Maret 2023. “Brixton! Sudah lama sekali…,” tulis grup yang dibentuk hampir dua dekade lalu, pada 2002, tersebut.
Rilisan terbaru mereka sejak grup ini mengumumkan perpisahan pada 2012 adalah EP empat lagu ‘Elemental’. EP tersebut menampilkan Hybrid Minds di lagu ketiga, ‘Louder Than Words’. Lagu pembukanya adalah ‘Driver’, yang dirilis pada 2020, bersama ‘Nothing for Free’. ‘Come Alive’ menjadi lagu penutup ‘Elemental’, yang dirilis pada April tahun lalu.
Klub fabric di London Luncurkan Label Baru, fabric Originals
Klub fabric di London meluncurkan label baru, fabric Originals, dengan rilisan mendatang dari Helena Hauff, Marcel Dettmann, DJ Bone, dan lainnya.
Rilisan pertama imprint unggulan baru fabric adalah EP split dari DJ sekaligus produser Eris Drew dan produser house music asal Brooklyn, Octa Octa. ‘Star & Water’ milik Eris Drew menjadi lagu pembuka EP dua lagu ‘A Day After A Night With U / Stars & Water.’
“Rekaman saya bersama Maya berisi lagu cinta yang masing-masing kami tulis untuk satu sama lain, tentang malam istimewa yang kami habiskan berdua di pantai pada masa awal pandemi,” tulis Drew di media sosialnya. “Airnya dingin di pesisir New Hampshire, tetapi kami hangat dan dipenuhi cinta.”
Rilisan fabric Originals mendatang akan datang dari DJ Bone asal Detroit, DJ Jerman Helena Hauff, I. JORDAN – produser musik elektronik dan DJ asal Inggris, LCY, serta DJ Jerman yang menjadi resident di Berghain, Berlin, Marcel Dettmann. EP kolaborasi Eris Drew dan Octa Octa, serta rilisan baru dari DJ Bone dan Helena Hauff, kini tersedia untuk pre-order sebagai bundle edisi terbatas.
Baca Selengkapnya: DI SINI
‘ATK’ Milik Bonobo Telah Dirilis
Bonobo merilis single terbarunya, ‘ATK’, beserta sebuah video. Album terbarunya, ‘Fragments’, dirilis pada Januari tahun ini dan menampilkan Miguel Atwood-Ferguson, O’Flynn, dan Joji, di antara nama-nama lainnya. Lagu baru Simon Green AKA Bonobo ini dirilis melalui label Outlier miliknya, bekerja sama dengan Ninja Tune.
“Awalnya merupakan editan DJ dari ‘Dada’ milik Atakora Manu, lagu ini berkembang menjadi sesuatu yang lebih utuh dan berdiri sebagai lagu tersendiri,” kata sang musisi tentang lagu tersebut. “Menurut saya, lagu ini sedikit terlalu bashy untuk dimasukkan ke album, dan saya ingin menyimpannya sebagai rilisan OUTLIER yang lebih ditujukan untuk dancefloor.”
“Kami ingin membuat film minimalis yang mewujudkan gagasan tentang kebetulan dan persepsi, membiarkan dunia menyingkap dirinya secara spontan dengan cara-cara yang tak biasa,” kata McGloughlin Brothers, sutradara video ‘ATK’, dalam sebuah pernyataan. “Jika Anda pernah memandang ke luar jendela kereta dan melihat kabel serta ubin saling menjalin dan menari dengan cara yang magis, pada dasarnya itulah yang ingin kami tangkap dalam film ini. ‘Zoetrope’ hidup milik kami sendiri.”