IMANU dan Glitch Mob Membawa Kita ke ‘Dream Sequence’
IMANU dan Glitch Mob, dua maestro bass lintas genre, berkolaborasi untuk pertama kalinya dalam nomor yang memekakkan telinga. Saat Noisia mendukungmu di usia 16 tahun, kamu tahu dirimu istimewa.
Dua maestro bass lintas genre, IMANU dan Glitch Mob, berkolaborasi untuk pertama kalinya dalam nomor yang memekakkan telinga.
Saat Noisia, pelopor drum & bass masa kini, mendukungmu di usia 16 tahun, kamu tahu dirimu benar-benar istimewa. Mengawali perjalanannya sebagai Signal, alias drum & bass terdahulunya, Jonathan Kievit asal Rotterdam menunjukkan kegemarannya bercerita lewat ritme yang berliku dan bassline yang bertenaga.
Proyek IMANU yang dibentuk pada akhir 2019 ini melanjutkan babak gemilangnya di dunia drum & bass menuju perjalanan yang rumit sekaligus penuh tenaga. Cara IMANU merajut benang sonik dan emosionalnya melalui beragam gaya membuatnya sangat sulit—dan tidak adil—untuk dimasukkan ke dalam satu genre saja. Kurang dari setahun lalu, IMANU merilis magnum opus-nya, ‘UNFOLD,’ yang membuat banyak orang terkesima dan menjadikannya salah satu act paling menarik dalam musik elektronik secara keseluruhan.
Kini memasuki usia awal 20-an, IMANU telah merilis karya di label-label penting seperti VISION, Heaven Sent, UKF, dan mau5trap. Ia juga telah me-remix karya Apashe, TOKiMONSTA, What So Not, dan Skrillex, untuk menyebut beberapa nama.
Berkolaborasi dengannya dalam single terbaru ini adalah act yang telah menggarap musik glitch hop dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya. Menghancurkan dancefloor di seluruh dunia dengan musik glitch sinematik dan sarat bass khas mereka yang bertempo sedang, The Glitch Mob tidak mengenal gagasan untuk membuat musik sekadar sesuai pakem. Duo yang dibentuk oleh edIT dan Ooah (dengan mantan anggota Boreta dan Kraddy) ini membuatmu mendengarkan musik yang belum pernah kamu dengar sebelumnya.
Melakukan debut album penuh lewat ‘Drink the Sea’ pada 2010, Glitch Mob mencapai posisi ke-13 di Billboard 200 dan kemudian memuncaki tangga Dance/Electronic Albums lewat album ‘Love Death Immortality’ pada 2014. Kesuksesan duo ini juga menjadi bukti konsep musik mereka yang terus bermutasi, saat mereka mendorong batas-batas kreativitas hingga titik paling ekstrem.
Kini, dua kekuatan bass yang tak terbendung ini bersatu untuk pertama kalinya dalam bermusik. Hasilnya adalah nomor yang menghantam tulang bernama ‘Dream Sequence,’ dengan kompleksitas yang hanya bisa diuraikan oleh IMANU dan The Glitch Mob. Memadukan kemampuan IMANU menciptakan atmosfer yang tak tertahankan dengan kecintaan The Glitch Mob pada perubahan struktur yang dinamis, ‘Dream Sequence’ adalah sebuah ranah yang tak ingin kamu tinggalkan.
Kamu Mungkin Juga Suka:
Ulasan TFword: Album Debut IMANU – ‘Unfold’
The Caracal Project Merilis Rekaman Paling Ambisiusnya
Lagu-Lagu Bass Music yang Digunakan untuk Soundtrack FIFA 2023