Bandcamp Larang Musik Buatan AI
“Kami berhak menghapus musik yang dicurigai dibuat oleh AI,” kata platform distribusi musik daring asal Amerika itu dalam unggahan blog 13 Januari.
“Kami berhak menghapus musik yang dicurigai dibuat oleh AI,” kata platform distribusi musik daring asal Amerika itu melalui unggahan blog pada 13 Januari.
Seiring kecerdasan buatan mengambil alih ruang konten dan media dalam ranah kreatif, Bandcamp Support menyampaikan rencana mereka untuk menerapkan kebijakan terkait AI generatif melalui Reddit. “Fakta bahwa Bandcamp menjadi rumah bagi komunitas nyata yang begitu hidup, yang membuat musik luar biasa, adalah sesuatu yang ingin kami lindungi dan pertahankan,” tegas Bandcamp Support. “Hari ini, sejalan dengan tujuan tersebut, kami menjelaskan kebijakan kami tentang AI generatif. Kami ingin para musisi terus membuat musik, dan para penggemar yakin bahwa musik yang mereka temukan di Bandcamp dibuat oleh manusia.”
Bandcamp, yang didirikan pada 2008, memiliki basis penggemar setia yang dapat membeli musik, CD, dan merchandise dari para artis di platform tersebut. Berbeda dari pembayaran berdasarkan jumlah streaming yang terkumpul di platform streaming audio, artis menerima sebagian dari penjualan yang mereka hasilkan di Bandcamp.
“Musisi lebih dari sekadar produsen suara. Mereka adalah anggota penting dalam komunitas, budaya, dan tatanan sosial kita. Bandcamp dibangun untuk menghubungkan artis dan penggemar secara langsung, serta memudahkan penggemar mendukung artis secara adil agar mereka dapat terus membuat musik,” demikian bunyi unggahan blog berjudul ‘Keeping Bandcamp Human’.
“Sebagai bagian dari kebijakan baru mereka, ‘musik dan audio yang sepenuhnya atau sebagian besar dibuat oleh AI tidak diizinkan di Bandcamp,’ nyata platform tersebut. Mereka menambahkan bahwa ‘penggunaan alat AI untuk meniru artis atau gaya lain dilarang keras, sesuai dengan kebijakan kami yang sudah ada terkait larangan penyamaran dan pelanggaran kekayaan intelektual.’”
Dengan langkah ini, Bandcamp memastikan platform tersebut memprioritaskan kreativitas manusia, sementara para penggemar dan pengguna dapat yakin bahwa ada kebijakan untuk menghapus musik atau audio yang dibuat menggunakan AI generatif. Pengguna Bandcamp dapat terus mendukung musisi dan artis yang membuat musik mereka sendiri.
“Jika Anda menemukan musik atau audio yang tampaknya dibuat sepenuhnya atau sangat bergantung pada AI generatif, silakan gunakan alat pelaporan kami untuk menandai konten tersebut agar ditinjau oleh tim kami. Dengan kebijakan ini, kami menempatkan kreativitas manusia sebagai prioritas, dan kami akan memastikan setiap pembaruan kebijakan dikomunikasikan seiring berkembangnya ranah AI generatif yang berubah dengan cepat,” kata Bandcamp, menutup unggahan blog tersebut.
Untuk mendapatkan kabar terbaru seputar musik dan rilisan baru, ikuti TFword di: Instagram | Facebook | X
Anda Mungkin Juga Suka:
Hospital Records Rayakan Hari Jadi ke-30 dengan Hospital30 On The Harbour
Paket Langganan One Artist SoundCloud Menawarkan Royalti Distribusi 100% dan Lainnya