Cosmic Arab Disco ala Moving Still
Kembali ke era 80-an, saat Disco berbasis Soul dan Funk dari Amerika Utara menyebar ke seluruh dunia, Eropa menciptakan Cosmic Disco-nya sendiri.
Kembali ke era 80-an, saat Disco berbasis Soul dan Funk dari Amerika Utara menyebar seperti api ke seluruh penjuru dunia, Eropa menanggapinya secara personal. Di suatu tempat di pesisir Italia Utara, orang-orang Italia menciptakan badai mereka sendiri.
Tanpa menghilangkan inti cetak biru Disco, para musisi Italia mengubah fondasi Electro, Funk, dan Jazz dari genre ini menjadi suara yang lebih psikedelik, mentah, dan penuh gejolak bernama Cosmic Disco. Meski sebagian besar genre ini dipengaruhi musik Afro dan Brasil, produser kelahiran Jeddah yang berbasis di Dublin, Jamal Sulaimani alias Moving Still, membalikkan Cosmic Disco lewat racikan Disco dari Timur Tengah dan berbagai penjuru lainnya.
Dengan memadukan inspirasi dari Timur Tengah, Asia Barat Daya, dan Afrika Utara, Moving Still kini menempatkan namanya sebagai salah satu operator terbaik dalam jaringan seniman elektronik Arab yang sangat berbakat di seluruh dunia.
Kami menengok beberapa banger harum yang telah dirilis Moving Still selama bertahun-tahun dan kerap diputar dalam set para DJ di Eropa serta Amerika Utara.
CHEBA YAMINA – SIDI MANSOUR (MOVING STILL EDIT)
‘Sidi Mansour’, yang aslinya merupakan lagu folklor Tunisia, telah beberapa kali dihidupkan kembali melalui berbagai interpretasi Arab, dan salah satu versinya yang paling dikenal adalah klasik milik seniman Aljazair Cheba Yamina’s. Moving Still memutar ulang versi orisinalnya menjadi edit berenergi tinggi dengan bassline yang memabukkan. ‘Sidi Mansour’ tetap menjadi rilisan terbaik sang produser hingga saat ini.
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=JMoeywH1_Mo]AZAH KAMAL – MAADNA BKRA (MOVING STILL & TJADE EDIT)
Satu lagi klasik Arab dan satu lagi edit cantik dari Moving Still. Sebagai bagian dari edit yang siap menggebrak klub milik Dar Disku Records dan dirilis akhir tahun lalu, Moving Still berkolaborasi dengan jagoan asal Belanda, Tjade, untuk membuat ulang ‘Maadna Bkra’ milik bintang pop Mesir Azza Kamal dengan nuansa ala Italo yang mewah. Bagian terbaiknya: 50% keuntungan dari rilisan ini disumbangkan langsung kepada badan amal berbasis di Timur Tengah.
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=dCGxuom6dpw]MOVING STILL – WANEET
Salah satu lagu yang sangat diremehkan dalam katalog penuh ornamen milik Moving Still, ‘Waneet’ dirilis oleh label berbasis di London, The Nail Shop, sebagai bagian dari EP ‘With Oud’, yang menampilkan sejumlah lagu menghentak seperti ‘Al Disco Haram’ dan ‘3awiz Tramadol’. Yang membuat ‘Waneet’ istimewa adalah nuansanya yang diturunkan pitch-nya, namun tetap hipnotis.
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=TNt2fqJgg00]NERMIN NIAZI – SARI SARI RAAT (MOVING STILL EDIT)
Discostan, proyek musik diaspora yang dipimpin Arshia Haq dan Jeremy Loudenback, menampilkan Moving Still dengan dua edit Cosmic Disco dari album 1984 milik duo disco Inggris-Pakistan Nermin Niazi dan Feisal Mosleh, ‘Disco Se Aagay’. Label sekaligus proyek arsip berbasis di Los Angeles itu melakukan remaster album tersebut dan mengundang Moving Still untuk merajut keajaibannya di ‘Saari Saari Raat’.
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=2ZTLs_T6VVg]SIMONE – AL HAYAT (MOVING STILL EDIT)
Baru seminggu edit ini dirilis, tetapi potensinya sudah terlihat untuk dikenang sebagai salah satu klasik Moving Still. Setelah hiatus singkat, produser berbasis di Dublin ini kembali dengan EP gratis berjudul ‘Ouddy Bangers Vol.1’, berisi tiga edit lincah dari lagu-lagu klasik Mesir. ‘Al Hayat’ mengikuti nuansa Sidi Mansour milik sang produser, dengan bassline hipnotis yang dipadukan vokal euforis.
[youtube https://www.youtube.com/watch?v=ZBLPWKDfsMg]Ouddy Bangers Vol.1 milik Moving Still sudah tersedia sekarang di Halaman Bandcamp-nya.