<strong>Setahun Setelah Phoenix Rising: Belum Ada Dakwaan terhadap Marilyn Manson</strong>
Phoenix Rising adalah serial dokumenter HBO yang dirilis tepat setahun lalu.
Phoenix Rising adalah serial dokumenter HBO yang dirilis tepat setahun lalu. Serial dokumenter dua bagian ini mengulas tuduhan kekerasan dari aktris dan aktivis Evan Rachel Wood terhadap mantan kekasihnya, musisi rock Amerika Marilyn Manson, yang bernama asli Brian Warner. Setahun setelah tuduhan dan bukti pelecehan dipublikasikan melalui dokumenter tersebut, belum ada tindakan atau dakwaan yang diajukan terhadap Manson.
Evan Rachel Wood dan Marilyn Manson menjalin hubungan dari 2007 hingga 2011, periode ketika Wood mengaku telah digrooming, dimanipulasi, dan dilanggar oleh Manson selama kurun waktu tertentu. Serial dokumenter ini juga memuat detail mengerikan tentang hubungan mereka, dengan Wood mengungkapkan secara sistematis segala hal yang terjadi pada masa itu.

Pada 2019, Wood turut menulis dan mengesahkan Phoenix Act di negara bagian California, yang memperpanjang batas waktu pengajuan perkara menjadi 5 tahun, dari sebelumnya 1–3 tahun. Meski aturan itu tidak membantunya mengajukan tuntutan secara menyeluruh, terlepas dari bukti yang dimilikinya, ia berfokus memastikan adanya waktu yang lebih panjang bagi para penyintas kekerasan untuk angkat bicara dan menceritakan pengalaman mereka. Setelah Wood bersuara, lebih banyak korban kekerasan Marilyn maju untuk membicarakan kesamaan dalam kasus mereka masing-masing.
Baca Juga: 7 Dokumenter Musik yang Rilis pada 2023 dan Wajib Ditonton
Selama mengupayakan perubahan pada Phoenix Act, Evan Rachel Wood hanya menyebut Manson sebagai pelaku kekerasan tanpa mengungkap namanya kepada publik hingga 2020, ketika ia mengunggah pernyataan terbuka melalui Instagram. Pernyataannya berbunyi – “Nama pelaku kekerasan terhadap saya adalah Brian Warner, yang dikenal dunia sebagai Marilyn Manson. Ia mulai menggrooming saya ketika saya masih remaja dan melakukan kekerasan yang mengerikan terhadap saya selama bertahun-tahun. Saya dicuci otaknya dan dimanipulasi hingga tunduk. Saya tidak mau lagi hidup dalam ketakutan akan pembalasan, fitnah, atau pemerasan. Saya di sini untuk mengungkap pria berbahaya ini dan menyerukan banyak industri yang telah memungkinkannya, sebelum ia menghancurkan lebih banyak kehidupan. Saya berdiri bersama banyak korban yang tak lagi mau bungkam.”
Pernyataan tersebut dituliskan dalam bentuk teks karena profil Instagram Wood saat ini bersifat privat. Mantan tunangan Manson, aktris Amerika Rose McGowan, juga mendukung Evan Rachel Wood untuk melawan Manson, menurut Loudwire.
Sebagai tanggapan atas tuduhan tersebut, Manson merilis dua pernyataan di Instagram masing-masing pada 2021 dan 2022. Pernyataan kedua mengarahkan pembaca ke sebuah tautan di bio profil Manson, yang berisi dokumen hukum untuk menggugat Evan Rachel Wood dan Illma Gore atas pencemaran nama baik dan tuntutan lainnya.
Baca Juga: Hidden in Plain Sight – Britney vs Spears
Selain mengikuti penyelidikan, dokumenter ini menampilkan pertemuan dengan para penyintas kekerasan Marilyn Manson, yang juga dihadiri Dan Cleary, salah satu anggota kru Manson ketika Wood dan Manson menjalin hubungan. Pada 2021, Cleary juga tampil di Rare Form Radio, tempat ia membicarakan tuduhan terhadap Manson antara 2014 dan 2015, dengan mengatakan bahwa Manson melakukan kekerasan dan mengancam akan membunuh pacarnya saat itu, yang kini menjadi istrinya, Lindsay Usich, menurut Metal Injection.
Dokumenter ini juga menegaskan bahwa trauma para korban kekerasan sering kali membutuhkan waktu untuk dihadapi, sehingga tindakan segera berupa mengajukan perkara dan mendatangi kantor polisi tidak selalu terjadi. Dokumenter tersebut juga memperlihatkan Wood membagikan detail kekerasan di hadapan sejumlah komite ketika berupaya mengamendemen Phoenix Act. Saksikan Phoenix Rising di HBO Max atau Hotstar (India).
Baca Juga: 9 Film yang Dibintangi Perempuan Pemberani
Popularitas dan basis penggemar yang dimiliki sosok setenar Manson membuat Wood semakin sulit menyebut namanya di depan publik, karena ia menerima ancaman dari penggemar dan pesan dari orang-orang di industri yang memintanya diam. Timnya sendiri mencegahnya mempublikasikan hal ini demi “melindungi kariernya.”
Pada awal 2023, model asal LA Ashley Morgan Smithline juga menjadi bagian dari pertemuan para penyintas yang ditampilkan dalam dokumenter tersebut. Namun, pada Februari tahun ini, ia mengklaim bahwa Evan Rachel Wood dan pihak lainnya telah “memanipulasi” dirinya agar berbicara tentang kekerasan seksual yang dilakukan Manson terhadapnya, lalu menarik kembali tuduhan sebelumnya, menurut Rolling Stone. Tak lama setelah itu, LA Times melaporkan bahwa Wood mengajukan pernyataan kepada Los Angeles County, mengatakan bahwa ia tidak pernah menekan atau memanipulasi Smithline untuk membuat tuduhan apa pun yang tidak benar.
Menurut Rolling Stone, Jaksa Distrik LA masih akan mengumumkan apakah dakwaan akan diajukan terhadap Marilyn Manson. Manson saat ini menikah dengan fotografer asal LA, Lindsay Usich. Sejumlah pertanyaan masih tersisa: mengapa pernyataan yang telah dibuat ditarik kembali, apakah batas waktu pengajuan perkara dalam kasus trauma berat terlalu singkat untuk memproses detail dan membangun kasus yang kuat, serta apakah popularitas benar-benar dapat membuat pelaku kekerasan yang dituduhkan tetap bebas berkeliaran bahkan setelah bukti substansial diberikan, meski terlambat.
Gambar sampul dari Phoenix Rising, bersumber dari Imdb.