‘Kalash’ Delara Mendapat Sentuhan Baru Asia Selatan yang Semarak
Awalnya menampilkan rapper Jamaika-Amerika BEAM, lagu pop ‘Kalash’ diaransemen ulang produser elektronik Pakistan Talal Qureshi dengan vokal Hindi dari penyanyi India Charan.
Awalnya menampilkan rapper Jamaika-Amerika BEAM, lagu pop ‘Kalash’ diaransemen ulang oleh produser elektronik Pakistan Talal Qureshi, dengan vokal Hindi dari penyanyi-penulis lagu India Charan.
Artis peraih penghargaan Delara kembali dengan interpretasi semarak atas singel terobosannya, ‘Kalash’, dari album debutnya yang mendapat pujian, ‘Shahrazad.’ Kembali menjembatani berbagai budaya, penyanyi Skandinavia berdarah Persia ini berkolaborasi dengan pelopor elektropop Pakistan Talal Qureshi dan penyanyi-penulis lagu India Charan dalam kolaborasi lintas negara ini.
Sebagai sensasi global yang mendapat dukungan dari ikon seperti Alicia Keys, Delara pernah berbagi panggung dengan para bintang pop seperti Dua Lipa, Khalid, dan Kali Uchis, sekaligus mengumpulkan jutaan streaming di berbagai platform musik.
Penggemar Coke Studio Pakistan mungkin mengenal Delara dari lagu viral Musim 15, ‘Piya Piya Calling’ (bersama Karpe, Kaifi Khalil, dan Quickstyle), yang menjadi tren di 15 negara dan menjelma sensasi media sosial. Dengan musik yang memadukan berbagai genre serta daya tarik lintas benua, Delara terus mengukuhkan posisinya sebagai bintang yang sedang naik daun di panggung dunia.
Menampilkan rapper Jamaika-Amerika BEAM, ‘Kalash’ merupakan perpaduan pop, R&B, dan dancehall yang mengundang pendengarnya untuk menari. Remix Qureshi semakin memperkuat nuansa pop lewat sound elektropopnya, sementara vokal lembut Charan melengkapi gaya penyampaian Delara dan patois Jamaika milik BEAM.
Mengenai kolaborasi ini, Delara berkata, “Aku ingin mempertemukan suara-suara yang membawa sesuatu yang nyata. Bersama BEAM dan dua artis Asia Selatan yang kuat, remix ‘Kalash’ menjadi pertemuan berbagai budaya yang sering dikotak-kotakkan, padahal memiliki lebih banyak kesamaan daripada yang orang kira. Bagiku, ini bukan soal mewakili semuanya, melainkan tetap terbuka pada apa yang bisa tumbuh di ruang-ruang di antaranya.”
“Remix ini sepenuhnya tentang menangkap ketegangan antara kerentanan dan pelepasan, membiarkan musik membawamu dalam rollercoaster emosional itu,” ujar Qureshi tentang proses produksinya.
“Masing-masing dari kami membawa energi dan visi sendiri ke lagu ini, dan hasilnya benar-benar istimewa. Remix ini adalah perayaan identitas global, perpaduan budaya dan pengaruh sonik yang berpadu untuk menciptakan sesuatu yang lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya,” kata Charan, yang paling dikenal lewat lagu hitnya ‘Vekh Soniye’ dari serial Prime ‘Call Me Bae’ serta kolaborasinya menulis lagu bersama penyanyi Lisa Mishra.
Anda Mungkin Juga Suka:
Di Mana Booth DJ Berikutnya Akan Muncul di India?
TV Dinner Mengulik Cinta Sejati dan Kegigihan dalam ‘Non Believers’